Monitoring Hutan Mangrove di Pantai Air Mata Permai (Tembilok)
Pada Jumat, 11 April 2025, tim Yayasan WeBe yang terdiri dari Setra Kusumardana dan Fian sebagai pilot drone, melakukan monitoring hutan mangrove di Pantai Air Mata Permai, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang. Pemantauan ini dilakukan tidak hanya melalui pengamatan langsung di lapangan, tetapi juga dengan menggunakan drone yang terbang pada ketinggian sekitar 100 meter di atas permukaan tanah. Penggunaan drone memungkinkan tim untuk memperoleh data visual dari berbagai sudut, sehingga memudahkan dalam menilai kondisi vegetasi mangrove secara menyeluruh. Pantai Air Mata Permai sendiri dikenal memiliki hutan mangrove yang luas dan menjadi habitat bagi berbagai jenis burung, menjadikannya lokasi penting untuk konservasi dan pengamatan ekosistem pesisir. Dengan teknologi ini, diharapkan pemantauan dan pengelolaan hutan mangrove dapat dilakukan lebih efektif dan efisien.