MARINE CONSERVATION & BLUE LIVEHOOD ENHANCEMENT
Pahlawan untuk Laut Biru Indonesia adalah Kita Semua
Dalam semangat Hari Pahlawan, Yayasan WeBe menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi bagian dari gerakan besar menjaga laut Indonesia. Di Kendawangan, Kalimantan Barat, masyarakat pesisir kini berhadapan dengan tantangan serius: degradasi ekosistem akibat perluasan industri, praktik penangkapan ikan yang merusak, serta lemahnya kapasitas digital dalam mendukung pengawasan dan penegakan hukum. Namun di balik tantangan itu, tumbuh tekad untuk bangkit dan berjuang bersama—tidak dengan senjata, tetapi dengan pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi.
Melalui proyek berbasis konservasi digital, Yayasan WeBe berperan dalam mengintegrasikan perlindungan ekosistem dengan pemberdayaan masyarakat. Inovasi seperti aplikasi LILA, yang terhubung dengan platform SIPP, menjadi alat bagi masyarakat untuk melakukan pemantauan ekologi secara real-time dan ber-geotag di kawasan lamun, mangrove, dan terumbu karang. Dengan teknologi ini, masyarakat pesisir tidak lagi sekadar penerima manfaat, tetapi menjadi penjaga garis depan laut mereka sendiri—pahlawan dalam arti sesungguhnya bagi bumi biru Nusantara.
Tak berhenti di perlindungan digital, Yayasan WeBe juga mendorong model ekonomi biru yang berkelanjutan: wisata bahari berbasis masyarakat, serta budidaya perairan seperti pembesaran lobster yang ramah lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya menjaga laut tetap hidup, tetapi juga memastikan keberlanjutan ekonomi bagi keluarga pesisir. Karena pada akhirnya, semangat kepahlawanan tidak hanya tentang mengorbankan diri, tetapi tentang menyalakan harapan dan kemandirian. Bersama masyarakat Kendawangan, Yayasan WeBe percaya—pahlawan untuk laut biru Indonesia adalah kita semua.